<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Islam dan Muslim</title>
	<atom:link href="http://karkoon.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://karkoon.wordpress.com</link>
	<description>Jaula Online</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Dec 2008 09:24:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='karkoon.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dunia Islam dan Muslim</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://karkoon.wordpress.com/osd.xml" title="Dunia Islam dan Muslim" />
	<atom:link rel='hub' href='http://karkoon.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pentingnya Dzikir bagian I</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/07/pentingnya-dzikir-bagian-i/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/07/pentingnya-dzikir-bagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 09:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pentingnya Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat zikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/2008/12/07/pentingnya-dzikir-bagian-i/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Maka ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadammmmu. Dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat-Ku).&#8221; (Qs. al Baqarah [2] ayat 152) &#8220;Maka apabila kamu telah berangkat dari padang Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy&#8217;aril Haram (Muzdalifah). Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah seperti ditunjkukan-Nya kepadamu. Dan sesunguhnya engkau sebelumnya termasuk orang-orang yang sesat.&#8221; (Qs. al [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=42&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><i>&#8220;Maka ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadammmmu. Dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat-Ku).&#8221;</i> (Qs. al Baqarah [2] ayat 152)</p>
<p><i>&#8220;Maka apabila kamu telah berangkat dari padang Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy&#8217;aril Haram (Muzdalifah). Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah seperti ditunjkukan-Nya kepadamu. Dan sesunguhnya engkau sebelumnya termasuk orang-orang yang sesat.&#8221;</i> (Qs. al Baqarah [2] ayat 198)</p>
<p><i>&#8220;Apabila kamu telah meyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah kepada Allah sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membanggakan) nenek moyangmu, atau bahkan berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka sebagian manusia (ada yang) berdoa, &#8216;Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia,&#8217; dan tidak ada baginya bagian di akhirat. Dan diantara mereka ada yang berdoa, &#8216;Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat, dan perliharalah kami dari azab api neraka.&#8217; Mereka itulah yang mendapat bagian (pahala) dari usahanya. Dan Allah sangat cepat (teliti) perhitungannya.&#8221;</i> (Qs. al Baqarah [2] ayat 200-202)</p>
<p>Dalam sebuah hadits disebutkan ada tiga jenis manusia yang doa-nya tidak akan ditolak oleh Allah Swt., bahkan dikabulkan oleh-Nya, yaitu;<br />
1) Orang yang selalu berdzikir kepada-Nya<br />
2) Orang yang dianiaya<br />
3) Raja atau pemimpin yang adil (Jami&#8217;ush Shaqhir)<span id="more-42"></span></p>
<p>Untuk dapat mengamalkan dan mencontohnya, sebenarnya sudah cukup walaupun hanya dengan satu ayat atau satu hadits saja. Tetapi bagi mereka yang tidak mau mengamalkan, tak ada gunanya beribu-ribu kitab hadits dan ayat yang dibacanya. Allah Swt. berfirman;<br />
<i>&#8220;&#8230;mereka itu seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal.&#8221; </i>(Qs. al Jumu&#8217;ah [62] ayat 5)</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda,<i>&#8220;Allah Swt. berfirman, &#8216;Aku tergantung kepada sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya apabbila ia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam hatinya, maka Aku mengingat dia didalam hatik-Ku; dan jika dia mengingat-Ku dalam suatu majelis, maka Aku mengingat dia didalam majelis yang lebih baik dari mereka (yaitu dalam mejelis para malaikat yang ma&#8217;shum dan tanpa dosa). Jika dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku mendekatinya sedepa, dan jika dia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku mendekatinya dengan berlari.&#8221;</i> (Hr. Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, Nisai, dan Ibnu Majah)</p>
<p>Contoh-contoh keterangan diatas menerangkan beberapa pelajaran penting;<br />
<b>Pertama</b>, tentang sikap Allah terhadap hamba-Nya tergantung sangkaan hamba tsb kepada Allah. Maksudnya agar manusia senantiasa mengharapkan karunia dan rahmat Allah Swt., janganlah seklai-kali berputus asa dari rahmat-Nya. Walaupun kita banyak melakukan dosa dan telah melampaui batas dan segala dosa dan kesalahan itu mendapatkan balasan, namun janganlah sekali-kali putus harapan dari rahmat Allah Swt., karena Allah Yang Maha Kasih Sayang dapat saja mengampuni dosa kita melalui rahmat dan karunia-Nya. Allah Swt., berfirman dalam al Quran;<br />
<i>&#8220;Sesunguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik kepada-Nya. Dan Dia akan mengampuni dosa selain (dosa syirik) itu bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.&#8221;</i> (Qs. an Nisa [4] ayat 116)</p>
<p>Oleh karena itulah, alim ulama menyatakan bahwa iman antara harapan (roja) dan takut (khauf) kepada Allah Swt.<br />
Suatu ketika Rasulullah saw. menjenguk seorang sahabat muda yang sedang berada dalam sakaratul maut, lalu Rasulullah saw. bertanya kepadanya, <i>&#8220;Bagaimana keadaanmu?&#8221;</i> Jawabnya, <i>&#8220;Wahai Rasulullah, saya mengharapkan rahmat Allah dan saya takut kepada-Nya karena dosa-dosa saya.&#8221;</i><br />
Rasulullah saw. bersabda, <i>&#8220;Andaikan kedua hal itu (yaitu harapan dan rasa takut) terdapat pada diri seorang, niscaya Allah Swt. mengabulkan apa yang diharapkannya dan menyelamatkannya dari apa yang ditakutinya.&#8221;</i> (Jam&#8217;ul Fawa&#8217;id)</p>
<p>Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa orang yg beriman itu menganggap dosa-dosanya seperti gunung yg akan jatuh menimpa dirinya. Sedangkan orang-orang yg berbuat dosa menganggap bahwa dosanya seperti seekor lalat yang hinggap ditubuhnya, jika disentuh lalat itu akan terbang, yakni orang yg suka berbuat maksiat dan tidak takut atas perbuatan dosanya.<br />
Maksudnya kita semua harus mengharapkan rahmat Allah Swt. dan takut kepada siksa-Nya atas dosa-dosa kita.</p>
<p> Seorang sahabat yaitu Mu&#8217;adz r.a. telah syahid karena diserang penyakit <i>tha&#8217;un</i>. Ketika hampir meninggal dunia, dia pingsan beberapa kali. Ketika sadar, dia berkata, <i>&#8220;Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa saya sangat mencintai-Mu. Demi kemulian-Mu, Engkau pasti mengetahui hal ini.&#8221;</i> Kemudian dia berkata lagi, <i>&#8220;Wahai maut, selamat datang. Engkaulah tamu yang penuh dengan keberkahan. Tapi sayang, engkau datang ketika saya dalam keadaan miskin. Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hamba senantiasa takut kepada-Mu, tetapi kini saya mengaharapkan rahmat-Mu. Ya Allah, walaupun saya mencintai kehidupan ini, namun bukanlah untuk menimbun harta kekayaan, menyibukkan diri dengan pertanian, dan sebagainya, bahkan pada musim panas pun kami menahan haus dan mengalami berbagai penderitaan semata-mata untuk mengembangkan agama-Mu dan agar dapat duduk bersama para ulama dalam majelis dzikir kepada-Mu.&#8221;</i> (Tahzibul Lughat)</p>
<p>Sebagian ulama menjelaskan, bahwa makna <i>&#8216;tindakan Allah terhadap hamba-Nya tergantung kepada sangkaan hamba-Nya&#8217;</i> bukan hanya dalam permohonan ampun saja, namun berlaku secara umum, termasuk do&#8217;a-do&#8217;a untuk memohon kesehatan, kemudahan rezeki, keamanan, dan sebagainya.<br />
Misalnya, jika seseorang berdo&#8217;a dan dia yakin bahwa do&#8217;anya akan dikabulkan, niscaya Allah akan mengabulkan do&#8217;anya.<br />
Oleh karena itu, disebutkan dalam hadits yg lain bahwa do&#8217;a seseorang itu akan diterima selama dia berkata, <i>&#8220;Doa saya tidak dikabulkan oleh Allah&#8221;</i>.<br />
Inipun berlaku dalam masalah kesehatan, kekayaan, dan lain-lain.<br />
Sebuah hadits menceritakan;<br />
<i>&#8220;Barang siapa menderita kelaparan, kemudian dia meminta-minta kepada orang banyak, maka Allah Swt. tidak akan mencukupinya.&#8221;</i> Sebaliknya, jika dia memohon kepada Allah dan bermunajat kepada-Nya, maka Allah akan menjauhkan segala kesulitannya itu.<br />
Oleh karena itu, kita harus senantiasa <i>husnuzh zhann</i> (baik sangka) kepada Allah. Masalah ini telah berulang kali diperingatkan oleh Allah dalam kitab suci al Quran. Allah Swt. berfirman;<br />
<i>&#8220;&#8230;dan jangan pula penipu (syetan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah.&#8221;</i> (Qs. Lukman [31] ayat 33)</p>
<p>Maksudnya, janganlah kita tertipu oleh syetan agar terus menerus mengerjakan maksiat karena Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Dimana Allah Swt. juga telah berfirman;<br />
<i>&#8220;Apakah dia melihat yang ghaib atau dia telah membuat perjanjian disisi Tuhan Yang Maha Pemurah? Sekali-kali tidak!&#8221;</i> (Qs. Maryam [19] ayat 78-79)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=42&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/07/pentingnya-dzikir-bagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat menghapus dosa</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/shalat-menghapus-dosa/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/shalat-menghapus-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 10:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pentingnya Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat shalat]]></category>
		<category><![CDATA[menghilangkan dosa]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abu Hurairah r.a berkata, &#8220;Saya mendengar Rasulullaw saw. bersabda, &#8220;Bagaimana pendapat kalian, jika didepan rumah salah seorang dari kalian terdapat sebuah sungai yang mengalir dan dia mandi didalamnya lima kali sehari, apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya?&#8217; Mereka menjawab, &#8220;Tidak akan tersisa kotoran ditubuhnya sedikitpun.&#8217; Rasulullaw saw. bersabda, &#8216;Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=38&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Abu Hurairah r.a berkata, <em>&#8220;Saya mendengar Rasulullaw saw. bersabda, &#8220;Bagaimana pendapat kalian, jika didepan rumah salah seorang dari kalian terdapat sebuah sungai yang mengalir dan dia mandi didalamnya lima kali sehari, apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya?&#8217; Mereka menjawab, &#8220;Tidak akan tersisa kotoran ditubuhnya sedikitpun.&#8217; Rasulullaw saw. bersabda, &#8216;Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah akan mengampuni dosa-dosa&#8221;</em> (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Nasa&#8217;i)</p>
<p>Dari Jabir r.a. meriwayatkan, Rasulullaw saw. bersabda, &#8220;Perumpamaan shalat lima waktu bagaikan sungai yang dalam dan mengalir didepam pintu rumah salah seorang diantara kalian, dan dia mandi didalamnya lima kali sehari.&#8221; (Hr. Muslim &#8211; at Targhib)<span id="more-38"></span></p>
<p>Biasanya air yang mengalir itu bersih dari kotoran dan lain-lainnya.<br />
Semakin dalam air itu, semakin bersih dan jernih. Karena itulah didalam hadits ini diterangkan tentang aliran air dan kedalamannua. Jadi semakin bersih air yang diperhunakan seseorang untuk mandi, maka semakin bersih pula badannya.<br />
Kedia hadits diatas intinya menerangkan bahwa shalat yang dikerjakan dengan memenuhi segala adab dan sunah-sunahnya akan menghapuskan dosa-dosa. Masih banyak hadits yang menerangkan perkara ini walaupun dengan lafazh yang berbeda.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Sa&#8217;id al Khudri r.a. bahwa Rasulullaw saw. bersabda, &#8220;Shalat-shalat yang ada diantara lima waktu merupakah <em>kaffarah</em>.&#8221; Yaitu dosa kecil yang terjadi diantara satu shalat dengan shalat berikutnya akan diampuni dengan keberkahan shalat.<br />
Setelah itu Rasulullaw saw. bersabda, &#8220;Seperti seseorang yang berkerja disebuah pabrik, maka debu dan kotoran mengotori badannya, tetapi diantara pabrik dan rumahnya terdapat lima buah sungai. Apabila dia kembali dari pabriknya maka dia mandi di tiap-tiap sungai itu. Apabila dia kembali dari pabriknya maka dia mandi di tiap-tiap sungai itu.<br />
Begitulah perumpamaan shalat yang lima waktu.&#8221; Apabila diantara waktu shalat terjadi kesalahan, dosa dan lain-lain, maka dengan sebab doa dan istighfar yang dilakukannya dalam shalat, niscaya Allah Swt. akan mengampuninya.</p>
<p>Maksud dari berbagai perumpamaan diatas adalah untuk lebih memberikan pemahaman bahwa shalt memiliki kesan yang kuat dalam pengampunan dosa. Karena melalui perumpamaan biasanya sesuatu akan lebih mudah dipahami, maka melalui perumpamaan2 inilah Rasulullaw saw. menjelaskan keutamaan2 shalat dalam hadits2 diatas.<br />
Apabila kita tidak mau mengambil manfaat dari rahmat, luasnya pengampunan, kelembutan, kenikmatan, dan kemurahan Allah Swt., maka ini bukan kesalahan siapa-siapa, tetapi merupakan kesalahan diri kita sendiri.</p>
<p>Kita sering melakukan dosa, tidak taat, berpaling dari hukum-hukum Allah, dan sering melakukan kesalahan didalam melaksanakan perintah Allah, konsekuensi dari semua ini adalah kita pantas mendapat siksa dari Raja Yang Maha Kuasa dan Maha Adil.<br />
Tetapi Allah Swt. dengan segala kemurahan-Nya telah memberitahukan kepada kita cara menebus ketidaktaatan dan keingkaran itu.<br />
Apabila kita tidak juga mau memanfaatkan kemurahan Allah ini, maka sesungguhnya itu adalah kebodohan kita sendiri.<br />
Sesungguhnya rahmat dan kelembutan Allah sangatlah berlimpah kepada kita.</p>
<p>Dalam sebuah hadits Rasulullah saw. bersabda, <em>&#8220;Seseorang yang ketika hendak tidur berniat melaksanakan shalat tahajjud, tetapi kemudian dia tertidur terus, maka dia akan mendapatkan pahala shalat tahajjud.&#8221;</em> (at Tarqhib).<br />
Sungguh muda agama ini dan sungguh luas karunia Allah Swt. maka betapa ruginya kalau kita tidak berusaha mendapatkannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=38&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/shalat-menghapus-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syahidnya Anas bin Nadhir r.a.</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/syahidnya-anas-bin-nadhir-ra/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/syahidnya-anas-bin-nadhir-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 09:23:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tabah dalam kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah islam]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah para sahabat nabi]]></category>
		<category><![CDATA[kisah perjuangan sahabat nabi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Anas bin Nadhir r.a. adalah seorang sahabat Nabi yang tidak dapat ikut serta dalam perang Badar, dia sangat menyesal karena tidak menyertai peperangan yang sangat bersejarah itu. Oleh karena itu ua menanti kesempatan lain untuk menyertai peperangan lain sebagai pengganti apa yang dianggapnya sebagai suatu kerugian bagi dirinya. Akhirnya kesempatan itu pun tiba ketika terjad [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=32&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anas bin Nadhir r.a. adalah seorang sahabat Nabi yang tidak dapat ikut serta dalam perang Badar, dia sangat menyesal karena tidak menyertai peperangan yang sangat bersejarah itu.<br />
Oleh karena itu ua menanti kesempatan lain untuk menyertai peperangan lain sebagai pengganti apa yang dianggapnya sebagai suatu kerugian bagi dirinya.</p>
<p>Akhirnya kesempatan itu pun tiba ketika terjad perang Uhud tahun berikutnya. Anas r.a. segera bergabung dengan pasuka kaum muslimin. Dengan semangat jihad yang menggelora, dia maju ke medan pertempuran. Walaupun jumlah pasukan musuh jauh lebih banyak, namun para mujahid Islam dapat memukul mundur semua pasukan musuh.<span id="more-32"></span></p>
<p>Pada mulanya kaum muslimin memperoleh kemenangan dan dapat memukul mundur pasukan musuh, sehingga mereka lari tunggang langgang. Melihat keadaan musuh yang berlarian dikejar oleh pasukan muslimin, sebagian besar pasukan pemanah yang telah dibentuk oleh Rasulullah saw. untuk tetap siaga diatas bukit lari meninggalkan tempat mereka dan berebut ghanimah (harta rampasan) yang ditinggalkan oleh pasukan kafir Quraisy.<br />
Padahal sebelumnya Rasulullah saw. telah memerintahkan mereka supaya tetap berada diatas bukit dan tidak boleh turun sebelum ada perintah selajutnya. Tetapi mereka tidak menghiraukan perintah Nabi, karena mengira peperangan telah usai dan kaum muslimin telah mendapat kemenangan.</p>
<p>Yang bertahan diatas bukit hanyalah pimpinan mereka dan beberapa orang yang taat. Ketika musuh melihat pasukan pemanah laim muslimin telah meninggalkan bukit tersebut, mereka kemudian mengerahkan pasukannya untuk menyerbu dan membunuh pasukan pemanah muslim yang masih berada diatas bukit dan melancarkan serangan balas disaat kaum muslim asyik mengumpulkan harta rampasan. Pasukan muslim tidak menduga dengan serangan tsb. Dlm keadaan panik seperti itulah, Anas r.a. melihat Sa&#8217;ad bin Mu&#8217;adz r.a. yg sedang berjalan didepannya. Dia berteriak sambil berkata, &#8220;Hai Sa&#8217;ad, engkau akan pergi kemana?&#8221; Demi Allah, saya mencium harum surga dari balik bukit Uhud!&#8221;</p>
<p>Setelah berkata demikian, dia segera menyerang musuh dan melawan mereka sekuat tenaga hingga gugur sebagai syahid.<br />
Ketika badannya yang berlumuran darah itu diperiksa, maka ditemukan lebih dari 80 luka akibat tebasan pedang dan panah sehingga tidak ada yang dapat mengenali jenazahnya kecuali saudara perempuannya sendiri setelah melihat jari tangannya.</p>
<p>Hikmah dari kisah diatas;<br />
Orang yang berjihad di jalan Allah dengan keikhlasan dan kejujuran akan menikmati surga di dunia ini dan diakhirat kelak.<br />
Demikianlah kisah sahabat Anas bin Nadhr r.a. yang sudah dapat mencium harum surga walaupun masih hidup didunia. Apabila seseorang melakukan sesuatu dengan ikhlas, maka didunia pun ia akan merasakan keharuman surga. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=32&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/06/syahidnya-anas-bin-nadhir-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dakwah Rasulullah Saw. ke Tha&#8217;if</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dakwah-rasulullah-saw-ke-thaif/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dakwah-rasulullah-saw-ke-thaif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 12:37:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tabah dalam kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah rasul]]></category>
		<category><![CDATA[kisah dakwah rasul]]></category>
		<category><![CDATA[tha'if]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sembilan tahun Muhammad diangkat sebagai Rasulullah, beliau masih menjalankan dakwah dikalangan kaumnya sendiri di sekitar kota Mekkkah untuk memperbaiki pola hidup mereka. Tetapi hanya sebagian kecil saja orang saja yang bersedia memeluk agama Islam atau bersimpati kepadanya., selebihnya selalu berusaha dengan segala daya upaya untuk menganggu dan menghalangi beliau dan pengikut-pengikutnya. Diantara mereka yg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=30&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sembilan tahun Muhammad diangkat sebagai Rasulullah, beliau masih menjalankan dakwah dikalangan kaumnya sendiri di sekitar kota Mekkkah untuk memperbaiki pola hidup mereka.<br />
Tetapi hanya sebagian kecil saja orang saja yang bersedia memeluk agama Islam atau bersimpati kepadanya., selebihnya selalu berusaha dengan segala daya upaya untuk menganggu dan menghalangi beliau dan pengikut-pengikutnya.<br />
Diantara mereka yg bersimpati dengan perjuangan Nabu adalah Abu Thalib, paman beliau sendiri, namun sayangnya ua tudak pernah memeluk Islam sampai akhir hayatnya.</p>
<p>Pada tahun kesepuluh setelah kenabian Abu Thalib wafat. Dengan wafatnya Abu Thalib ini, pihak kafir Quraisy merasa semakin leluasa menganggu dan menentang Nabi saw.<span id="more-30"></span></p>
<p>Tha&#8217;if merupakan kota terbesar kedua di kawasan Hijaz. Disana terdapat Bani Tsaqif, suatu kabilah yg cukup kuat dan besar jumlah penduduknya.<br />
Rasulullah saw. pun berangkat ke Tha&#8217;id dengan harapan dapat membujuk Bani Tsagif untuk menerima Islam, dengan demikian beliau akan mendapatkan tempat berlindung bagi pemeluk-pemeluk Islam dari gangguan kafir Quraisy.<br />
Beliaupun berharap dapat menjadikan Tha&#8217;if sebagai pusat kegiatan dakwah. Setibanya disana, Rasulullah saw. mengunjungi tiga tokoh Bani Tsaqif secara terpisah untuk menyampaikan risalah islam. Namun yang terjadi, mereka bukan saja menolak ajaran Islam, bahkan mendengar pembicaraan Nabi saw. pun mereka tidak mau.</p>
<p>Rasulullah saw. diperlakukan secara kasar dan biadab. Sikap kasar mereka itu sungguh bertentangan dengan kebiasaan bangsa Arab yang selalu menghormati tamunya.<br />
Dengan terus terang mereka mengatakan bahwa mereka tidak senang.<br />
Semula Rasulullah membayangkan akan mendapat perlakuan yang sopan diiringi tutur kata yang lemah lembut, tetapu ternyata beliau diejek dengan kata-kata kasar.</p>
<p>Salah seorang diantara mereka berkata sambil mengejek, &#8220;Benarkah Allah telah mengangkatmu menjadi pesuruh-Nya?&#8221; Yang lain berkata sambil tertawa, &#8220;Tidak dapatkah Allah memilih manusia selain kamu untuk menjadi pesuruh-Nya?&#8221;</p>
<p>Ada juga yang berkata, &#8220;Jika engkau benar-benar seorang Nabi, aku tidak ingin berbicara denganmu, karena perbuatan demikian itu akan mendatangkan bencana bagiku. Sebaliknya jika kamu seorang pendusta, tidak ada gunanya aku berbicara padamu.&#8221;</p>
<p>Menghadapi perlakuan ketiga tokoh Bani Tsaqif yg demikian kasar itu, Rasulullah saw. yg memiliki sifat bersungguh-sungguh dan teguh pendirian, tidak menyebabkan mudah putus asa dan kecewa.<br />
Setelah meninggalkan tokoh-tokoh Bani Tsaqif yg tidak dapat diharapkan itu, Rasulullah mencoba mendatangi rakyat biasa, kali inipun beliau mengalami kegagalan. Mereka mengusir  RAsulullah dari Tha&#8217;if dengan berkata, &#8220;Keluarlah kamu dari kampung ini! Dan pergilah kemana saja kamu suka!&#8221;</p>
<p>Ketika Rasulullah menyadari bahwa usahanya tdk berhasil, beliau memutuskan untuk meninggalkan Tha&#8217;if, tetapi penduduk Tha;if tida membiarkan beliau keluar dengan aman, mereka terus menganggunya dengan melempari batu dan kata-kata penuh ejekan.<br />
Lemparan batu yang mengenai Nabi saw. demikian hebat, sehingga tubuh beliau berlumuran darah.<br />
Dalam perjalanan pulang, Rasulullah saw. menjumpai suatu tempat yang dirasa aman dari gangguan orang-orang jahat tersebut, kemudian beliau berdo&#8217;a yang artinya;<br />
<em><strong>&#8220;Wahai Tuhanku, kepada Engkaulah aku adukan kelemahan tenagaku dan kekurangan daya upayaku pada pandangan manusia. Wahai Tuhan Yang Maha Rahim, Engkaulah Tuhannya orang-orang yang lemah dan Engkaulah Tuhanku. Kepada siapa Engkau menyerahkan diriku? kepada musuh yang akan menerkam aku atau kepada keluarga yang Engkau berikan kepadanya urusanku, tidak ada keberatan bagiku asalkan Engkau tidak marah padaku. Sedangkan afiat-Mu lebih luas bagiku.<br />
Aku berlindung dengan cahaya muka-Mu yang mulia yang menyinari langit dan menerangi segala yang gelap dan atas-Nyalah teratur segala urusan dunia dan akhirat. Dari Engkau menimpakan atas diriku kemarahan-Mu atau dari Engkau turun atasku azab-Mu. Kepada Engkaulah aku aduka halku sehingga Engkau ridha. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan Engkau.&#8221;</strong></em></p>
<p>Demikian sedihnya do&#8217;a yang dipanjatkan kepada Allah oleh Nabi saw. sehingga Allah mengutus malaikat Jibril a.s. untuk menemuinya. Setibanya dihadapan Nabi, Jibril a.s memberi salam seraya berkata, <em>&#8220;Allah mengetahui apa yang telah terjadi padamu dan orang-orang ini. Allah telah memerintahkan malaikat di gunung-gunung untuk menaati perintahmu.&#8221;</em> Sambil berkata demikian Jibril memperlihatkan para malaikat itu kepada Rasulullah saw.</p>
<p>Kata Malaikat itu, <em>&#8220;Wahai Rasulullah, kami siap untuk menjalankan perintah tuan. Jika engkau mau, kami sanggup menjadikan gunung disekitar kota itu berbenturan, sehingga penduduk yang ada dikedua belah gunung unu akan mati tertindih. Atau apa saja hukuman yang engkau inginkan, kami siap melaksanakannya.&#8221;</em></p>
<p>Mendengar tawaran malaikat itu, Rasulullah saw. dengan sifat kasih sayangnya berkata;<br />
<em>&#8220;Walaupun mereka menolak ajaran Islam, saya berharap dengan kehendak Allah, keturunan mereka pada suatu saat nanti akan menyembah Allah dan beribadah kepada-Nya.&#8221;<br />
</em></p>
<p>Hikmah dari kisah diatas;<br />
Perhatikanlah teladan mulia yang dicontohkan oleh Nabi saw. Kita semua mengaku sebagai pengikutnya, tetapi dalam kehidupan sehari-hari jika keinginan kita ditolak atau tidak disetujui, dengan cepat kita merasa tersinggung dan memaki-maki, bahkan kadang-kadang mempunyai keinginan untuk membalas dendam. Padahal, sebagai pengikutnya, kita hendaknya mencontoh beliau.<br />
Setelah menerima penghinaan dari penduduk Tha&#8217;if, beliau hanya berdo&#8217;a dan tidak memarahi mereka, tidak mengutuk mereka, dan tidak mengambil tindakan balas dendam walaupun diberi kesempatan untuk itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=30&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dakwah-rasulullah-saw-ke-thaif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenai kisah para sahabat</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/pendahuluan/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/pendahuluan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 11:46:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Para Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[kisah para sahabat nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Kita tidak dapat membayangkan bagaimana penderitaan, kesusahan dan jerih payah yang telah dialami Rasulullah saw. ketika menyebarkan agama. Untuk mencapat taraf seperti usaha dan semangat mereka, kita yang bodoh ini sudah pasti akan mendapat kesulitan. Kisah kehidupan mereka telah banyak ditulis dalam kitab-kitab sejarah, namun sangat jauh untuk diamalkan dalam kehidupan kit . Bahkan sekedar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=26&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita tidak dapat membayangkan bagaimana penderitaan, kesusahan dan jerih payah yang telah dialami Rasulullah saw. ketika menyebarkan agama.<br />
Untuk mencapat taraf seperti usaha dan semangat mereka, kita yang bodoh ini sudah pasti akan mendapat kesulitan.<br />
Kisah kehidupan mereka telah banyak ditulis dalam kitab-kitab sejarah, namun sangat jauh untuk diamalkan dalam kehidupan kit . Bahkan sekedar mengetahuinya saja kita tidak mau berusaha.</p>
<p>Pada kategori ini akan diposting berbagai kisah mereka sebagai suri tauladan kita. Semoga dengan mengisahkannya akan menjadi sebab keberkahan.</p>
<p>Silahkan dilihat pada sub kategori Kisah Para Sahabat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=26&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/pendahuluan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Al Quran 1</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-al-quran-1/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-al-quran-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 11:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Detail keutamaan Al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[hadits]]></category>
		<category><![CDATA[keutamaan alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dari Usman r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, &#8216;Orang yang terbaik diantara kamu ialah yang belajar al Quran dan mengajarkannya.&#8221; (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah) Al Quran adalah dasar dari agama Islam, maka menjaganya serta menyebarkannya tergantung kepada keyakinan ini. Dengan denikian keutamaan belajar al Quran dan mengajarkannya telah diketahui dengan jelas, tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=24&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Dari Usman r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, &#8216;Orang yang terbaik diantara kamu ialah yang belajar al Quran dan mengajarkannya.&#8221;</em> (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)</p>
<p>Al Quran adalah dasar dari agama Islam, maka menjaganya serta menyebarkannya tergantung kepada keyakinan ini. Dengan denikian keutamaan belajar al Quran dan mengajarkannya telah diketahui dengan jelas, tidak perlu penerangan lebih lanjut.</p>
<p>Walau bagaimanapun terdapat tingkatan kebaikan yang berlainan. Yang terbaik adalah mempelajari al Quran berikut makna dan maksudnya, sedangkan sekurang-kurangnya adalah belajar mengenai lafazh-lafazhnya saja.<span id="more-24"></span></p>
<p>Hadits diatas diperkuat oleh haduts lain yang diriwayatkan oleh Sa&#8217;id bin Sulaim r.a. Katanya, Rasulullah saw. bersabda;<br />
&#8220;Barang siapa telah mendapat ilmu mengenai al Quran tetapi masih menganggap bahwa orang lain yang diberi sesuatu selai al Quran adalah lebih baik darinya, berarti dia telah menunjukkan sikap merendahkan terhadap rahmat Allah yang dikaruniakan kepadanya sehingga ia dapat mempelajari al Quran.&#8221;</p>
<p>Dengan demikian jelaslah, karena al Quran adalah perkataan-perkataan Allah Swt., maka ia adalah yang tertinggi dari segala sesuatu, sebagaimana yang dinyatakan dalam beberapa hadits uang akan dikemukakan kemudian.</p>
<p>Membaca al Quran dan mengajarkannya mestilah lebih agung dari segalanya.<br />
Mulla Ali Qari mengutip sebuah hadits uang menyatakan bahwa barang siapa memperoleh ilmu al Quran, berarti ia menyimpan ilmu kenabian di kepalanya.<br />
Sahl Tastau rah.a berkata, &#8220;Bukti cinta kepada Allah diwujudkan dengan cinta terhadap perkataan-perkataan-Nya didalam hati seseorang.&#8221;</p>
<p>Dalam <em>Syarah Ihya</em> disebutkan bahwa golongan orang yang akan diberi perlindungan <em>&#8216;Arasy&#8217;</em> (Kursi Allah) pada hari kiamat salah satunya adalah orang yang mengajarkan al Quran kepada anak-anak orang Islam dan mereka yang belajar al Quran pada masa kecil serta terus membacanya hingga dewasa dan dapat menjaganya sampai hari tua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=24&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-al-quran-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prinsip dalam agama</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/prinsip-dalam-agama/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/prinsip-dalam-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 10:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Prinsip]]></category>
		<category><![CDATA[prinisip membaca alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Menghapal beberaoa ayat al Quran adalah fardhu a&#8217;in (wajib bagi setiap muslim) sebagaimana mengerjakan shalat, sedangkan menghafal seluruh ayat dalam al Quran adalah fardhu kifayah yakni tidak diwajibkan bagi setiap indvidu cukup sebagian kecil orang saja. Jika tidak ada satupun seorang hafizh (penghapal al Quran), maka semua orang Islam bertanggung jawab atas dosa ini. Mulla [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=22&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menghapal beberaoa ayat al Quran adalah <em>fardhu a&#8217;in</em> (wajib bagi setiap muslim) sebagaimana mengerjakan shalat, sedangkan menghafal seluruh ayat dalam al Quran adalah <em>fardhu kifayah</em> yakni tidak diwajibkan bagi setiap indvidu cukup sebagian kecil orang saja.</p>
<p>Jika tidak ada satupun seorang <em>hafizh</em> (penghapal al Quran), maka semua orang Islam bertanggung jawab atas dosa ini.<br />
Mulla Ali Qari rah.a. meriwayatkan dari Zarkasyi rah.a., &#8220;Jika dalam suatu desa atau kota tidak ada seorangpun yang membaca al Quran maka semua orang di tempat itu berdosa.&#8221;</p>
<p>Dizaman kegelapan dan kejahilan sekarang ini di mana manusia telah dipasung dari aspek-aspek Islam, pada umumnya menganggap menghafal al Quran dgn mengulang-ulang perkataan tanpa mengetahui maksudnya adalah perbuatan bodoh dan hanya membuang-buang waktu serta tenaga, Apabila hal ini penyebab terpasungnya keimanan kita, maka kita harus memikirkannya secara mendalam.<br />
Tetapi hati dan pikiran kita telah dipenuhi oleh dosa dan kesesatan. Untuk itu kita harus mengetahui apa yang mesti kita tangisi dan apa yang mesti kita adukan.<br />
<strong><br />
<em>&#8220;Maka kepada Allah kita mengadu keoada Allah kita meminta pertolongan.&#8221;</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=22&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/prinsip-dalam-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab-adab dalam membaca al Qur&#8217;an</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/adab-adab-dalam-membaca-al-quran/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/adab-adab-dalam-membaca-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 10:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab membaca al Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[adab membaca alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mengosok gigi (utamanya dengan siwak) dan berwudhu, seseorang yang akan membaca al Qur&#8217;an hendaknya duduk ditempat yang sepi dengan perasaan hormat dan rendah hati serta menghadap kiblat. Kemudian dengan hati penuh perhatian, khusyu dan duliputi perasaan gembira, orang yang sedang membaca al Qur&#8217;an hendaknya membayangkan dirinya sedang menperdengarkan al Qur&#8217;an di hadapan Allah Swt. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=20&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mengosok gigi (utamanya dengan siwak) dan berwudhu, seseorang yang akan membaca al Qur&#8217;an hendaknya duduk ditempat yang sepi dengan perasaan hormat dan rendah hati serta menghadap kiblat.<br />
Kemudian dengan hati penuh perhatian, khusyu dan duliputi perasaan gembira, orang yang sedang membaca al Qur&#8217;an hendaknya membayangkan dirinya sedang menperdengarkan al Qur&#8217;an di hadapan Allah Swt.<br />
Jika dia memahami maksudnya hendaknya berhenti sejenak dan berfikir, Apabila bertemu dengan ayat yang menceritakan janji yang baik dan ampunan, hendaknya memohon ampunan dan rahmat-Nya.<br />
Jika menemukan ayat-ayat mengenai azab dan peringatan, hendaknya meminta perlindungan kepada Allah, karena selain Dia tidak ada lagi yang dapat menolong.<br />
Apabila menemukan ayat tentang keagungan dan kesucian-Nya, hendaknya mengucapkan Subhanallah (Maha Suci Allah).<br />
Jika kita tidak dapat menangis dengan sendirinya ketika membaca al Qur&#8217;an, maka hendaknya kita berpura-pura menangis.<span id="more-20"></span></p>
<p><em>&#8220;Seseorang yang berkasih sayang, maka puncak kegembiraanya adalah ketika kekasihnya muncul. Ia penuh dengan perasaan bersalah pada dirinya dan mengalirkan air mata dengan derasnya.&#8221;</em></p>
<p>Apabila tidak bermaksud untuk menghafalnya, janganlah tergesa-gesa membacanya.<br />
Al Qur&#8217;an itu hendaknya diletakkan diatas suatu tempat yang lebih tinggi, boleh diatas kayu ataupun bantal.<br />
Janganlah berbicara ketika sedang membacanya. Jika ia terpaksa harus berbicara kepada orang lain, hendaknya dilakukan setelah menutup al Qu&#8217;an dan membaca <em>ta&#8217;awudz</em> ketika akan membacanya kembali.<br />
Jika disekelilingnya banyak orang yg sibuk dgn tugas-tugas mereka, hendaknya dibaca dengan suara pelan, dan ini adalah lebih utama. Jika tidak, maka lebih utama membacanya dengan suara keras.</p>
<p>Alim ulama telah menyebutkan enam adab secara lahiriyah dan enam adab secara bathiniah mengenai penghormatan dalam membaca al Qur&#8217;an yang suci seperti dibawah ini:</p>
<p><strong>Adab-adab lahiriyah:</strong><br />
1. Mempunyai wudhu, kemudianduduk menghadap kiblat dengan penuh rasa hormat.<br />
2. Hendaknya tidak membaca terlalu cepat, tetapi bacalah dengan teratur dan betul pengucapannya.<br />
3. Berusahalah untuk menangis walau hanya pura-pura.<br />
4. Tanggapan terhadap ayat-ayat rahmat atau azab hendaknya seperti yang diterangkan diatas.<br />
5. Jika anda merasa kurang ikhlas atau dapat menganggu orang lain, bacalah dengan perlahan. Jika tidak, bacalah dengan suara keras.<br />
6. Bacalah dengan suara merdu, karena banyak hadits yang menganjurkan hal ini.</p>
<p><strong>Adab-adab secara bathiniah:</strong><br />
1. Hati hendaknya dipenuhi rasa pengaguman terhadap al Qur&#8217;an dan menyadari kemuliaannya.<br />
2. Hendaknya merasakan didalam hati bagaimana Maha Suci, Maha Agung dan Maha Besarnya Allah Yang Maha Kuasa karena al Qur&#8217;an adalah wahyu-Nya.<br />
3. Hati mestilah disucikan dari kebimbangan dan keraguan.<br />
4. Renungkanlah makna dari setiap ayat-ayatnta dan dapatkan kenikmatan dari bacaannya.</p>
<p>Rasulullas saw. suatu ketika pernah berdiri sepanjang malam sambil membaca ayat dibawah ini berkali-kali yang artinya;<br />
&#8220;Jika Engkau mengazab mereka, mereka adalah hamba-hamba-Mu dan jika Engkau mengampuni mereka, Engkau Yang Maha Berkuasa, Maha Bijaksana.&#8221; (Qs. al Maaidah [5] ayat 118)</p>
<p>Suatu ketika Sa&#8217;id ni Jabir r.a. menghabiskan seluruh malam sampai waktu Subuh dengan mengulang-ulang ayat berikut yang artinya;<br />
&#8220;Dan berpisahlah kamu pada hari ini, wahai orang yang bersalah.&#8221; (Qs. Yaa siin [35] ayat 59)</p>
<p>5. Hati hendaknya mengikuti ayatayat yang sedang dibaca.<br />
Misalnya ayat tentang rahmat, hati kita hendaknya penuh perasaan gembira, dan ayat mengenai azab, hendaknya hati kita merasa takut dan gentar.<br />
6. Pasanglah telinga dengan penuh perhatian seolah-olah Allah Yang Maha Kuasa sendiri yang sedang berbicara kepada kita dan pembaca itu mendengar-Nya.</p>
<p>Semoga Allah Swt. dengan belas kasih-Nya dan Kemurahan-Nya menganugerahkan kepada kita kemampuanuntuk membaca al Qur&#8217;an dengan adab-adab yang penuh hormat ini. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=20&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/adab-adab-dalam-membaca-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Abu Dzar r.a dan Abu Utsman r.a</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dari-abu-dzar-ra-dan-abu-utsman-ra/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dari-abu-dzar-ra-dan-abu-utsman-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 07:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pentingnya Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bersiwak]]></category>
		<category><![CDATA[catatan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah islam]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keutamaan Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[keutamaan siwak]]></category>
		<category><![CDATA[siwak]]></category>
		<category><![CDATA[wudhu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dari Abu Dzar r.a., bahwasannya Rasulullah saw. keluar dari rumahnya ketika musim dingin,, waktu itu daun-daun berguguran. Rasulullah saw. mengambil ranting dari sebatang pohon, sehingga daun-daun di ranting itupun banyak berguguran. Kemudian Rasulullah saw. bersabda, &#8216;Wahai Abu Dzar&#8217; Saya menyahut, &#8216;Labbaik, ya Rasulullah.&#8217; Lalu beliau bersabda, &#8216;Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=17&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Dari Abu Dzar r.a., bahwasannya Rasulullah saw. keluar dari rumahnya ketika musim dingin,, waktu itu daun-daun berguguran. Rasulullah saw. mengambil ranting dari sebatang pohon, sehingga daun-daun di ranting itupun banyak berguguran. Kemudian Rasulullah saw. bersabda, &#8216;Wahai Abu Dzar&#8217; Saya menyahut, &#8216;Labbaik, ya Rasulullah.&#8217; Lalu beliau bersabda, &#8216;Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya.&#8221; (Hr. Ahmad &#8211; at Targhib).<span id="more-17"></span></p>
<p>Pada musim dingin biasanya daun-daun berguguran dari pohonnya, bahkan ada beberapa pohon yang daunnya tidak tersisa selembar pun.<br />
Dgn sabdanya ini Rasulullah saw., menerangkan bahwa seperti itulah kesan shalat yg dilaksanakan dgn ikhlas, yaitu seluruh dosa-dosanya akan diampuni dan tidak tersisa sedikitpun.<br />
Namun perlu diperhatikan, menurut penelitian para alim ulama, hanya dosa-dosa kecil saja yang akan diampuni dgn shalat dan ibadah-ibadah lainnya, sedangkan dosa-dosa besar tidak akan diampuni dengan shalat kecuali bertaubat.<br />
Adapun pengampunan Allah atas dosa-dosa besar seseorang dengan sebab kemurahan-Nya, maka itu adalah perkara lain.</p>
<p>Dari Abu Ustman r.a. berkata, &#8220;Saya bersama Salman berada dibawah sebatang pohon. Lalu dia mengambil seatang ranting kering, kemudian menggoyang-goyangkannya, sehingga daun-daunnya berguguran.<br />
Kemudian dia berkata kepada saya, &#8216;Wahai Abu Ustman! Mengapa engkau tidak bertanya kepada saya mengapa saya berbuat seperti ini?&#8217;<br />
Sayapun berkata, &#8216;Mengapa engkau berbuat demikian?&#8217; Dia menjawab, &#8216;Befinilah yg dilakukan Rasulullah saw. kepada saya ketika saya bersama beliau dibawah sebatang pohon. Beliau mengambil ranting kering dan menggoyang-goyangkannya sehingga daun-daunnya berguguran.<br />
Kemudian belai bersabda, &#8216;Wahai Salman, mengapa engkau tidak bertanya kepada saya, mengapa saya berbuat seperti ini?&#8217; Saya pun bertanya, &#8216;Mengapa engkau berbuat demikian?&#8217; Beliau bersabda, &#8216;Sesunguhnya jika seorang muslim berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian melaksanakan shalat 5 waktu, niscaya dosa-dosanya berguguran sebagaimana daun-daun ini berguguran.&#8217;<br />
Lalu Rasulullah saw.  membacakan ayat al Qur&#8217;an yg artinya, &#8220;Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan pada sebagian permulaan malam. Sesungguhnya amal kebaikan akan menghapuskan dosa-dosa.<br />
Itulah peringatan bagi orang-orang yang mau ingat.&#8221; (Hr. Ahmad, Nasa&#8217;i dan Thabrani)</p>
<p>Perbuatan-perbuatan yang ditunjukkan oleh Salman r.a. adalah contoh terkecil tentang kecintaan para sahabat kepada Rasulullah saw. Apabila seseorang mencintai orang lain, biasanya senang berbuat atau meniru-niru perbuatan orang yg dicintainya.<br />
Orang yg telah merasakan manisnya cinta, maka dia akan mengetahui hakekatnya secara baik. Begitu juga para sahabat r.a. dalam meriwayatkan hadits hadits dari Rasulullah saw. mereka juga memperagakan gerak-gerik beliau saw. persis sebagaimana yang mereka lihat waktu beliau saw. meriwayatkan hadits itu.</p>
<p>Hadits-hadits mengenai kepentingan shalat dan pemgampunan dosa-dosa bagi orang yg mengerjakannya ini tidak terhitung banyaknya, karena itu sulit untuk disebutkan semuanya.</p>
<p>Hadits yang mengandung keterangan-keterangan seperti itu juga telah diriwayatkan sebelumnya. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa menurut para ulam pemgampunan dosa melalui shalat itu terbatas pada dosa=dosa kecil saja. Akan tetapi dalam hadits-hadist tsb, tidak ada batasan dosa kecil atau dosa besar, yang ada adalah mutlak dosa-dosa saja.</p>
<p>Melakukan dosa besar adalah perkara yang tidak mungkin bagi seorang muslim sebab dosa besar merupakan dosa yg sangat sulit untuk dibersihkan. Kalaupun itu terjadi, maka jiwanya tidak akan merasa tenang  sebelum ia bertaubat dari dosa  besar itu.<br />
Sedangkan tuntutan atas jati diri setiap muslim apabila melakukan suatu dosa besar, adalah dia harus menyesali dgn penyesalan yg sedalam-dalamnya, juga tidak boleh merasa tenang sebelum mensucikan dirinya dari dosa besar tsb.<br />
Adapun mengenai dosa kecil, kadang-kadang seseorang tidak begitu memperhatikan dan menyesalinya karena dia mempunyai harapan bahwa dgn shalat dan ibadah-ibadah lainnya dosa-dosa kecil itu akan dima&#8217;afkan.</p>
<p>Selain itu, seseorang yg melaksanakan shalat dgn ikhlas, serta menjaga adab dan sunah-sunahnya, berarti dia pun sering bertaubat dan beristighfar dgn jumlah yg dia sendiri tidak mengetahuinya. Seperti do&#8217;a pada <em>tahiyyat</em> akhir dalam shalat yg artinya;<br />
&#8220;Ya Allah, saya telah banyak menganiaya diri saya sendiri, dan tiada yang sanggup mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau, maka ampunilah saya dengan ampunan-Mu, dan rahmatilah saya, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&#8221;</p>
<p>Dalam hadits diatas terdapat oerintah supaya menyempurnakan wudhu, maksudnya kita hendaklah mengetahu dan memperhatikan adab-adab wudhu dan sunnah-sunnahnya. Misalnya <em>bersiwak</em>.<br />
Ini merupakan salah satu sunnah dalam wudhu, tetapi sering diabaikan, padahal dalam sebuah hadits diterangkan bahwa dua rakaat shalat yg dikerjakan setelah bersiwak adalah lebih utama daripada tujuh puluh rakaat shalat yg dikerjakan tanpa bersiwak.</p>
<p>Dalam hadits lain disebutkan:<br />
&#8220;Hendaklah kalian menjaga siwak, karena didalamnya ada sepuluh manfaat: 1) membersihkan mulut, 2) penyebab ridha Allah, 3) membuat setan marah, 4) Allah dan para malaikat-Nya mencintai orang yg bersiwak, 5) menguatkan gigi, 6) menghilangkan dahak, 7) mewangikan mulut, 8) mengurangi warna kekuningan pada gigi, 9) menajamkan mata. 10) menghilangkan bau mulut, dan selain itu, bersiwak adalah sunnah Rasulullah saw..&#8221; (al Munabbihat &#8211; Ibnu Hajar)</p>
<p>Para ulama telah meneliti tentang keutamaan-keutamaan menjaga siwak, mereka menyimuplkan bahwa didalamnya terdapat 70 manfaat, salah satunya adalah akan diberi kemudahan mengucapkan kalimat <em>syahadat</em> ketika meninggal dunia.<br />
Banyak sekali hadits-hadits yg menerangkan keutamaan berwudhu dengan sempurna.<br />
Sebuah hadits menyebutkan bahwa anggota tubuh yang terkena air wudhu akan bercahaya dan berkilau pada hari Kiamat, dan dengan itulah Rasulullah saw. akan langsung dapat mengenali umatnya.</p>
<p>Subhanallah&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=17&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/dari-abu-dzar-ra-dan-abu-utsman-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Tabligh</title>
		<link>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-tabligh/</link>
		<comments>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-tabligh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 06:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keutamaan Tabligh]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[al quran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[catatan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah islam]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[syiar agama]]></category>
		<category><![CDATA[tabligh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karkoon.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Pada zaman ini, Islam bukan hanya dihancurkan oleh orang-orang kafir, tetapi juga oleh orang-orang Islam sendiri. Ibadah-ibadah yang wajib dan sunah bukan hanya diabaikan oleh orang Islam yang &#8216;awam&#8217;, bahkan oleh mereka yang mempunyai kedudukan tinggi dalam Islam. Kita sering mengkhawatirkan orang-orang yang meningalkan shalat dan puasa, padahal berjuta-juta orang Islam telah jatuh dalam kemusyrikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=15&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada zaman ini, Islam bukan hanya dihancurkan oleh orang-orang kafir, tetapi juga oleh orang-orang Islam sendiri.<br />
Ibadah-ibadah yang wajib dan sunah bukan hanya diabaikan oleh orang Islam yang &#8216;awam&#8217;, bahkan oleh mereka yang mempunyai kedudukan tinggi dalam Islam.<br />
Kita sering mengkhawatirkan orang-orang yang meningalkan shalat dan puasa, padahal berjuta-juta orang Islam telah jatuh dalam kemusyrikan dan kekufuran, dan yang lebih parah lagi, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah jatuh ke dalam lembah kemusyrikan dan kekufuran.<span id="more-15"></span></p>
<p>Hal-hal yg haram, kefasikan, kezhaliman, telah meningkat dengan pesat, tidaka ada lagi yang bersembunyi dihadapan kita.<br />
Sikap tidak perduli dan meremehkan agama dewasa ini telah menjadi kebiasaan.</p>
<p>Melihat kenyataan ini, para ulama sebagian putus asa dalam berdakwah sehingga mereka menjauhkan diri dari masyarakat.<br />
Akibatnya kejahilan semakin meningkat hari demi hari.<br />
Masyarakat sering beralasan, karena tidak ada yang mau mengajarkan agama Islam kepada mereka.<br />
Para alim ulama pun berhujjah bahwa tidak ada yg mau mendengarkan aharan-ajaran agama.<br />
Sesungguhnya mempelajari serta mendalami ajaran-ajaran Islam adalah kewajiban setiap muslim.<br />
Dalam peraturan pemerintah manapun, tidak ada alasan bagu seseorang untuk melanggarnya karena tdk mengetahui undang-undang pemerintah itu, dia akan tetao dianggap melanggar.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan dengan orang yang melanggar hukum-hukum Allah swt. sebagai <em>Ahkamul Hakimin</em>?<br />
Kejahilan itu sudah demikian buruknya, sehingga tidak sepatutnya para ulama mengatakan tidak ada yg mau mendengar ajaran mereka.</p>
<p>Para ulama merasa bangga menjadi khalifah Allah, tetapi mereka tidak memikirkan betapa banyak kesulitan dan penderitaan yang ditanggung oleh para khalifah karena mentablighkan agama yang benar.<br />
Bukankah mereka dilempari batu? Bukankah mereka dimaki dan ditindas dengan kejam? Tetapi ditengah-tengah rintangan dan penderitaannya mereka tetap menjalankan kewajiban mereka mentablighkan dan menyebarkan ajaran Islam keseluruh dunia.</p>
<p>Pada umumnya orang-orang Islam menganggap Tabligh merupakan tugas ulama saja.<br />
Padahal sesungguhnya setiap muslim dan muslimat diperintahkan oleh Allaw Swt. supaya mencegah manusia dari perbuatan maksiat. Walaupun diakui bahwa Tabligh adalah tugas ulama Islam, tetapi orang Islam biasa oun wajib mentablighkan ajaran-ajaran Islam dengan giat.<br />
Hal ini ditegaskan oleh ayat-ayat al Qur&#8217;an dan hadits-hadits Rasulullah saw. seperti yang akan dikemukakan dalam posting kategori ini berikutnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karkoon.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karkoon.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karkoon.wordpress.com&amp;blog=5748475&amp;post=15&amp;subd=karkoon&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karkoon.wordpress.com/2008/12/05/keutamaan-tabligh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af9551aff1c7831dae2ad940e4b02af4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">(*~*) Ich liebe dich aber weinen ... stark zu halten (*~*)</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
